Rabu, 20 Februari 2013


LAPORAN HASIL PERCOBAAN KIMIA

I.             JUDUL
Larutan Elektrolit dan Larutan Nonelektrolit

II.           TUJUAN
-      Membedakan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit.
-      Mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan data hasil percobaan.
-      Menguji daya hantar listrik yang dimiliki larutan elektrolit dan nonelektrolit
-         Mengelompokkan jenis larutan elektrolit kuat, lemah dan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya.

III.          LANDASAN TEORI

LARUTAN
-      Larutan adalah campuran yang antarzat penyusunnya tidak memiliki bidang batas dan bersifat homogen di setiap bagian campuran ( baik fase, komposisi, dan sifat fisis lainnya ). Komponen larutan adalah zat terlarut (solute) dan zat pelarut (solve).
Zat terlarut adalah zat yang terdispersi dalam zat pelarut. Zat pelarut adalah zat yang mendispersikan komponen zat pelarut.

-      Berdasarkan daya hantarnya, larutan dikelompokkan menjadi
   2 macam, yaitu :
1.     LARUTAN ELEKTROLIT

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik karena mengandung ion-ion positif dan ion-ion negatif yang berasal dari senyawa elektrolit yang terurai dalam larutan. Semakin banyak jumlah ion, semakin kuat daya hantarnya.




Berdasarkan daya hantar listriknya,larutan elektrolit dibagi menjadi 2,
yaitu :
a.    Larutan elektrolit kuat, yaitu larutan elektrolit dengan daya hantar listrik besar sehingga zat – zat terlarutnya terurai sempurna menghasilkan nyala lampu terang dan banyak pembentukan gelembung di kedua elektroda
Contoh : larutan asam kuat (HCI, HBr, H2SO4, HNO3), basa kuat(LiOH,NaOH,KOH,Ba(OH)2), asam-asam oksihalogen (HCIO, HIO, HCIO3, HIO4), dan garam-garam(NaCl, KCI).

b.    Larutan elektrolit lemah, yaitu larutan elektrolit dengan daya hantar listrik lemah/kecil sehingga zat – zat terlarutnya terurai tidak sempurna menghasilkan nyala lampu redup dan sedikit pembentukan gelembung di kedua elektroda
Contoh : CH3COOH, Al(OH)3, AgCl, CaCO3

2.     LARUTAN NONELEKTROLIT

Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik karena zat – zat tersebut tetap berwujud molekul – molekul netral ( tidak terurai menjadi ion –ion ) yang tidak bermuatan listrik.
Contoh : larutan gula (C12H22O11) ,urea (CO(NH2)2) dan etanol (C2H5OH)











IV.         ALAT DAN BAHAN

Alat        :
·        Alat uji elektrolit 1 set
·        3 buah gelas kimia

Bahan   :
·        Larutan HCl
·        Larutan NaCl
·        Larutan NaOH

V.          CARA KERJA

1.     Rangkailah sebuah alat uji elektrolit
2.     Tuangkan larutan HCl pada gelas kimia 1
3.     Tuangkan larutan NaCl pada gelas kimia 2
4.     Tuangkan larutan NaOH pada gelas kimia 3
5.     Celupkan elektroda/batang karbon ke dalam gelas kimia 1 dengan jarak cukup lebar
6.     Lihat reaksi yang terjadi
7.     Amatilah nyala lampu serta gelembung gas yang terjadi di sekitar elektroda/batang karbon
8.     Bersihkan kedua elektroda/batang karbon tersebut dengan air dan keringkan
9.     Lakukan dengan cara yang sama untuk percobaan pada gelas kimia ke-2 dan ke-3 secara bergantian
10. Kemudian catat hasil pengamatannya












VI.         HASIL PENGAMATAN
Percobaan ke -
Larutan
Nyala Lampu
Gelembung Gas
Terang
Redup
Tidak Nyala
Sedikit
Banyak
Tidak Ada
1
HCl
a



a

2
NaCI
a



a

3
NaOH

a

a



Analisis data  :
Berdasarkan data diperoleh bahwa larutan HCl nyala lampunya terang dan ada gelembung gas, larutan NaCl nyala lampunya terang dan ada gelembung gas, dan larutan NaOh nyala lampunya redup dan ada gelembung gas. Nyala lampu dipengaruhi oleh banyak sedikitnya gelembung gas. Banyak sedikitnya gelembung gas menunjukkan larutan tersebut termasuk larutan elektrolit kuat atau larutan elektrolit lemah. Ada tidaknya gelembung gas menunjukkan larutan tersebut termasuk larutan elektrolit atau larutan nonelektrolit.

VII.       KESIMPULAN                          
Larutan yang menghasilkan listrik (lampu menyala) dan gelembung maka termasuk larutan elektrolit seperti larutan HCl, NaCl, dan NaOH, sedangkan apabila larutan tidak menghasilkan listrik (lampu tidak menyala) dan tidak ada gelembung maka termasuk larutan nonelektrolit.
Larutan yang menghasilkan nyala lampu terang dan gelembung banyak maka termasuk larutan elektrolit kuat seperti HCl dan NaCl, sedangkan larutan yang menghasilkan nyala lampu redup dan gelembung sedikit maka termasuk larutan elektrolit lemah seperti NaOH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar